Pada hari yang cerah dan penuh semangat Senin, 25 Desember 2023 tim KKN Tematik 18 Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan dari Universitas Trunojoyo Madura semester gasal 2023, mengawali kegiatannya dengan acara pembukaan di Balai Desa Bungbaruh. Acara tersebut dilakukan secara langsung yang melibatkan mahasiswa, dosen pembimbing lapangan dan dihadiri oleh Kepala Desa beserta jajarannya yaitu Sekretaris Desa, Operator Desa, Kepala Dusun, Kepala Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Tokoh Agama, Ketua PKK, dan Perwakilan Bidan setempat.

            KKN Tematik kali ini menyusung tema yaitu “Pengembangan Sumber daya manusia Menuju Ketahanan Sosial Ekonomi Desa”. Dipilihnya tema ini untuk mengembangkan sumber daya manusia Desa Bungbaruh. Harapannya dapat lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia Desa Bungbaruh baik dari sektor pendidikan dan umkm.

Acara tersebut berlangsung pada jam 9 pagi, meskipun sempat mundur 15 menit dikarenakan tamu undangan yang belum datang secara keseluruhan. Hal tersebut tidak mengurangi semangat para mahasisiswa KKN disana. Acara pembukaan dipandu oleh 1 mahasiswa yang menjadi pembawa acara. Pembukaan diawali dengan sambutan Koordinator Desa yang menyampaikan rasa terimakasih atas sambutan yang hangat masyarakat Desa Bungbaruh yang sudah menerima mahasiswa dengan ramah terutama keluarga Kepala Desa Bungbaruh yang sudah menyediakan tempat tinggal untuk mahasiwa KKN Tematik 18 Universitas Trunojoyo Madura. Pada sambutan ini juga disampaikan beberapa gambaran program kerja yang direncanakan di Desa Bungbaruh.

Selanjutnya sambutan yang diberikan kepala desa yang menyampaikan antusiasnya atas kehadiran mahasiswa KKN di Desa Bungbaruh dengan mengenalkan setiap mahasiwa nya kepada masyarakat desa yang hadir. Kepala Desa mengajak mahasiswa untuk bersama-sama berpartisipasi dalam proses pengembangan potensi Desa Bungbaruh serta menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada mahasiwa KKN Desa Bungbaruh. Selanjutnya penyematan secara simbolis yang ditandai dengan pemasangan id card kepada salah satu mahasiwa sebagai perwakilan kelompok.



Acara ini ditutup dengan pembacaan do’a oleh salah satu tokoh agama yang hadir. Kemudian foto bersama mahasiswa dengan Kepala Desa dan perangkat desa lainnya.