Mahasiswa
Universitas Trunojoyo Madura, yang menjalankan Program Pengabdian Masyarakat
dan tergabung dalam kelompok 18, di Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kabupaten
Pamekasan, melaksakan seminar dengan Mengambil tema “Pengembangan
Sektor UMKM dalam meningkatkan kualitas pemasaran dan permodalan”, Minggu (07/01/2024).
Tema
tersebut diselaraskan dengan tema yang ada dalam pedoman Program Pengabdian
Masyarakat UTM 2023-2024 dengan tema “Pembangunan
Sumberdaya Manusia Menuju Ketahanan Sosial Ekonomi Desa”, Sawaki selaku
Kordinator Desa (Kordes) kelompok 18
dalam sambutannya menjelaskan bahwa “Tujuan dari diadakannya seminar ini yakni
ingin meningkatkan ekonomi masyarakat Bungbaruh agar lebih semangat lagi dalam
sektor UMKM”
Pada
kegitan seminar tersebut menghadirkan sekitaran 50 peserta yang terdiri dari
pelaku usaha UMKM, Pelaku usaha kelontong, dan masyarakat umum desa Bungbaruh Kegiatan
seminar ini di adakan di Balai Desa setempat dengan menghadirkan 2
pemateri yang sangat mahir dibidangnya, pemateri 1 Bapak Ahmad Edy Priyanto S.E
yang memiliki latar belakang dari Bank Perkreditan Rakyat, sehingga dalam
seminar ini beliau memberikan materi dengan fokus pada permodalan, sebagaimana
pentingnya permodalan untuk mengembangkan umkm di Desa Bungbaruh, “Permasalahan
yang paling utama adalah permodalan, hal-hal yang berkaitan dengan UMKM seperti
perkreditan,permodalan, desposito bunganya/jasanya, jasanya lebih tinggi namun
saham dan investasi lebih banyak”, Ujarnya
kemudian
Pemateri ke 2 di isi oleh Bapak Arifin
S.T.,M.T. yang mana beliau juga sukses mengembangkan usahanya yaitu minyak
goreng dan memiliki 2 café, pada seminar ini beliau berfokus pada teknik pemasaran, selain
permasalahan permodalan, pemasaran juga menjadi masalah utama dalam
pengembangan UMKM, ia menjelaskan terkiat treatment-treatmen unik untuk menarik
pembeli, mulai dari mencari bahan baku yang berkualitas, cita rasa hingga
kemasan dari produk tersebut
Ia
juga menambahkan bahwa masyarakat juga harus menguasai teknik pemasaran dengan
digital marketing “Pemasaran digital marketing menjadi permasalahan yang sangat
massive, sebagai contoh adalah tiktok shop, yang mana jika algoritma sudah
pecah bisa sangat menguntungkan” Ujarnya
Selain
itu dalam seminar ini kelompok 18 juga mempresentasikan pembuatan produk berupa
kripik bunga jantung pisang, dengan menjelaskan terkait cara-cara pembuatan,
bahan-bahan dan manfaatnya, dalam sesi ini masyarakat Desa Bungbaruh sangat
antusias dalam mencicipi produk tersebut.
Dengan
adanya seminar ini diharapkan masyarakat desa Bungbaruh dapat meningkatkan kualitas
UMKM mereka, sehingga ekonomi sosial
bisa maju, selain itu diharapkan masyarakat juga dapat melek terhadap teknologi
sehingga pemasaran produknya dapat bervariasi baik dipasarkan secara langsung
maupun menggunakan digital marketing.
0 Comments